Sesungguhnya, krisis ini membantu kita, calon investor dan investor, untuk mereview kembali bagaimana strategi investasi kita, apakah sudah sesuai dengan profil resiko? Karena itu, yuk cari tahu disini Profil Resiko Anda.
Secara umum, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi profil resiko seseorang:
1. Umur anda
2. Tujuan keuangan yang ingin dicapai
3. Kondisi keuangan anda
4. Jangka waktu investasi
5. Tingkat imbal hasil yang anda cari.
6. Tingkat pengetahuan dan pengalaman keuangan.
1. Konservatif
Hal yang menjadi perhatian adalah bila profil ini digunakan untuk berinvestasi untuk jangka waktu yang panjang, maka resiko yang harus ditanggung adalah jumlah dana yang besar yang harus diinvestasikan untuk memperoleh nilai investasi yang diinginkan.
Tipe ini cenderung lebih mementingkan hasil investasi (return) dibandingkan keselamatan jumlah pokok yang diinvestasikannya (safety). Tipe ini sadar betul bahwa mereka terekspos resiko yang sangat besar, dimana mungkin potential lossnya bisa sampai sebesar nilai investasinya (ampai nol) karena berharap akan dapat kembali bahkan lebih tinggi daripada kerugiannya di masa datang. Fokusnya adalah memperoleh return portofolio diatas rata-rata. Umumnya tipe ini juga telah siap untuk menghadapi gejolak tinggi yang terjadi dipasar.
Kalau masih optimis dijangka waktu panjang akan naik lagi karena itu menunggu dulu baru menambah porsi investasi tersebut maka anda bertipe moderat.
Sedangkan kalau anda malah makin menambah porsi investasi tersebut maka bisa dikatakan anda tipe agresif.
Semoga bermanfaat



